TAUHID ADALAH JALAN KESELAMATAN


 TAUHID ADALAH JALAN KESELAMATAN


Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan,

"Hal ini merupakan sunnatullah (sesuatu yang telah Allah tetapkan) pada para hamba-Nya, tidak ada yang bisa menandingi pengaruh tauhid untuk mengangkat segala kesulitan dalam kehidupan dunia. Karena itu, doa yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam ketika mengalami keadaan sulit adalah dengan ikrar tauhid.¹ Demikian pula doa Nabi Yunus 'alaihissalam ketika terhimpit dalam perut ikan adalah ikrar tauhid². Tidaklah seorang memanjatkan doa tersebut di masa sulit kecuali Allah berikan jalan keluar dari kesulitannya."


 📚 al-Fawaid hlm. 52


---------------------------------


¹- Hadits Ibnu 'Abbas radhiyallahu 'anhuma , Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memanjatkan doa ini ketika terhimpit keadaan sulit, 


(لاَ إِلهَ إِلَّا اللَّهُ العَظِيمُ الحَلِيمُ، لاَ إِلهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ العَرْشِ العَظِيمِ، لاَ إِلهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ السَّماوَاتِ وَرَبُّ الأَرْضِ، وَرَبُّ العَرْشِ الكَرِيمِ)


"Tiada sembahan yang benar melainkan hanya Allah, Yang Mahaagung, Yang Mahalembut. Tiada sembahan yang benar melainkan hanya Allah, Rabb langit dan bumi, Rabb 'Arsy yang mulia." (HR. al-Bukhari dan Muslim)


²- Dari Sa'd bin Abi Waqqash radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 


 دَعْوَةُ ذِي النُّونِ إِذْ دَعَا وَهُوَ فِي بَطْنِ الحُوتِ: لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ، فَإِنَّهُ لَمْ يَدْعُ بِهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ فِي شَيْءٍ قَطُّ إِلَّا اسْتَجَابَ اللَّهُ لَهُ


"Doa Dzun Nun (Nabi Yunus 'alaihissalam) ketika di perut ikan, 'Tiada sembahan yang benar melainkan hanya Engkau. Mahasuci Engkau. Sungguh aku termasuk orang yang zalim.'

Tidaklah seorang muslim berdoa dengannya kecuali Allah akan mengabulkannya." (HR. at-Tirmidzi)